Senin, 28 Februari 2011
“Saat Pikiran Dan Perasaan Mampu Bertoleransi Terhadap Semua Keanekaragaman Kehidupan, Maka Jiwa Akan Hidup Dalam Kedamaian Abadi. “
Kehidupan manusia sangat beragam, sangat berwarna, dan sangat terkelompok dalam berbagai keunikan dan perbedaan. Anda yang ikhlas, tulus, dan berjiwa besar untuk hidup dalam perbedaan nilai dan perilaku pasti mampu mengembangkan sikap toleransi dengan baik.
Bertoleransi berarti mampu menyesuaikan kehidupan dengan realitas yang ada. Realitas menceritakan keadaan yang sebenarnya, sedangkan keyakinan menceritakan sebuah tanggung jawab kepada nilai-nilai kehidupan yang dipercaya. Bertoleransi berarti mampu mengenyampingkan semua kepentingan, keyakinan, dan nilai-nilai kehidupan pribadi demi untuk menghormati nilai-nilai kehidupan orang lain. Artinya, dari lubuk hati Anda yang paling suci, muncul perilaku yang mencintai dan menyayangi, sehingga Anda merasa terpanggil untuk peduli dan menghormati eksistensi orang lain.
Sikap bertoleransi akan memperkuat kekayaan sosial dan bisa mengurangi konflik di tengah perbedaan dan keragaman. Bertoleransi merupakan potensi yang sangat penting untuk menciptakan perdamaian dalam berbagai aspek kehidupan.
Toleransi merupakan energi yang mampu menciptakan kenyamanan dan keamanan kehidupan orang banyak. Toleransi berarti mampu menyatu dalam perbedaan dan mampu berkontribusi untuk memperkaya nilai-nilai kehidupan. Toleransi berarti mampu menciptakan kesetiakawanan dalam kehidupan. Toleransi berarti mampu memiliki empati terhadap semua keadaan dan kondisi. Toleransi berarti mampu memenangkan nilai-nilai kemanusian untuk hal apa pun.
“Di Saat Anda Mengeluh, Anda Sedang Membawa Diri Anda Kepada Ketidakbahagiaan. Berhentilah Mengeluh Dan Temukan Cara Untuk Bersyukur Dalam Kebahagiaan.”
Mengeluh adalah tanda tidak mampu. Orang-orang yang suka mengeluh sesungguhnya adalah orang-orang yang tidak mampu dan tidak yakin kepada kehebatan kualitas dirinya. Orang-orang yang suka mengeluh sesungguhnya adalah mereka-mereka yang menebar energi negatif dan merusak energi bahagia di area tempat dia mengeluh.
Bila Anda seorang pengeluh, berhentilah segera, sebab Anda hanya menebar energi pesimistis yang negatif kepada diri sendiri dan orang lain. Bila orang-orang di lingkungan kerja dan di lingkungan kehidupan pribadi Anda suka mengeluh, beritahu mereka bahwa sifat mengeluh hanya akan membawa keadaan semakin memburuk, bukan semakin membaik.
Jon Gordon di dalam bukunya The No Complaining Rule menjelaskan tentang lima hal yang bisa dilakukan selain mengeluh.Yaitu: perasaan bersyukur, memuji orang lain, berfokus pada kesuksesan, melepaskan, berdoa dan merenung. Saya menyarankan kepada Anda untuk membaca buku Jon Gordon, agar Anda bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas dalam upaya membebaskan diri Anda dan lingkungan Anda dari energi mengeluh.
Sifat mengeluh akan mendatangkan semakin banyak persoalan ke dalam kehidupan Anda. Bila Anda masih terus mengeluh berarti Anda masih memikirkan hal-hal yang tidak Anda inginkan di dalam kehidupan Anda. Sifat mengeluh hanya akan membawa Anda kepada stress dan depresi. Sifat mengeluh hanya akan mengurangi daya tahan diri Anda untuk berjuang merebut keberhasilan yang lebih tinggi. Sifat mengeluh hanya akan membuat Anda tidak berdaya, sebab, diri Anda dikuasai oleh keraguan dan ketakutan yang membonsai potensi sukses Anda. Berhentilah mengeluh sebelum keluhan-keluhan Anda itu mendatangkan hal-hal yang tidak Anda inginkan ke dalam kehidupan Anda.
Bila Anda seorang pengeluh, berhentilah segera, sebab Anda hanya menebar energi pesimistis yang negatif kepada diri sendiri dan orang lain. Bila orang-orang di lingkungan kerja dan di lingkungan kehidupan pribadi Anda suka mengeluh, beritahu mereka bahwa sifat mengeluh hanya akan membawa keadaan semakin memburuk, bukan semakin membaik.
Jon Gordon di dalam bukunya The No Complaining Rule menjelaskan tentang lima hal yang bisa dilakukan selain mengeluh.Yaitu: perasaan bersyukur, memuji orang lain, berfokus pada kesuksesan, melepaskan, berdoa dan merenung. Saya menyarankan kepada Anda untuk membaca buku Jon Gordon, agar Anda bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas dalam upaya membebaskan diri Anda dan lingkungan Anda dari energi mengeluh.
Sifat mengeluh akan mendatangkan semakin banyak persoalan ke dalam kehidupan Anda. Bila Anda masih terus mengeluh berarti Anda masih memikirkan hal-hal yang tidak Anda inginkan di dalam kehidupan Anda. Sifat mengeluh hanya akan membawa Anda kepada stress dan depresi. Sifat mengeluh hanya akan mengurangi daya tahan diri Anda untuk berjuang merebut keberhasilan yang lebih tinggi. Sifat mengeluh hanya akan membuat Anda tidak berdaya, sebab, diri Anda dikuasai oleh keraguan dan ketakutan yang membonsai potensi sukses Anda. Berhentilah mengeluh sebelum keluhan-keluhan Anda itu mendatangkan hal-hal yang tidak Anda inginkan ke dalam kehidupan Anda.
“Hanya Anda Sendiri Yang Bisa Menguasai Diri Anda Untuk Diarahkan Kearah Sukses, Bukan Oleh Orang Lain.
Kehidupan akan selalu melalui peristiwa-peristiwa yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan. Bila Anda mampu menguasai diri dengan penuh percaya diri, Anda akan menjadi lebih tenang dan lebih bijak dalam melihat setiap peristiwa kehidupan Anda. Anda harus menguasai diri untuk memastikan bahwa emosi Anda mampu menguasai dan mengatasi semua peristiwa dan kejadian dengan sikap positif.
Penguasaan terhadap diri sendiri merupakan sebuah keadaan yang sangat penting untuk bisa mendorong diri menjadi lebih fokus kepada pekerjaan yang sedang diperjuangkan. Bila diri tidak dikuasai dan diarahkan kepada sebuah tugas dan tanggung jawab, maka diri akan menjalani kehidupan tanpa arah dan tujuan. Setiap kemenangan di dalam kehidupan dihasilkan oleh penguasaan terhadap diri sendiri yang sempurna. Anda yang gagal menguasai diri Anda akan gagal juga dalam meraih hasil terbaik di setiap perjuangan dan pekerjaan Anda.
Penguasaan terhadap diri sendiri dapat dimulai dari sikap jujur dan sikap berani untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan. Bila Anda sudah mampu melihat semua keadaan dan peristiwa kehidupan Anda melalui perasaan cinta , maka secara otomatis Anda mampu menguasai diri Anda terhadap hal apa pun. Cinta merupakan kata kunci untuk memampukan diri Anda menguasai semua peristiwa dan kejadian yang dialami.
Perasaan takut dan perasaan gentar terhadap sebuah keadaan sering sekali bisa membuat diri menjadi panik dan kehilangan konsentrasi. Kemampuan untuk menguasai diri sendiri merupakan dasar untuk menghilangkan keadaan panik tersebut. Oleh karena itu, pastikan sifat jujur dan sifat berani Anda bisa menyatu di dalam kekuatan cinta Anda kepada semua peristiwa dan kejadian kehidupan Anda. Sifat jujur terhadap diri sendiri akan menghasilkan risiko yang sangat rendah di dalam kehidupan Anda. Sifat berani akan menjadikan Anda lebih proaktif terhadap setiap keadaan. Kekuatan cinta akan membuat Anda mampu melihat setiap keadaan dari sikap positif dan empati yang kuat. Selama Anda tidak gentar kepada kehidupan dan siap melayani kehidupan dengan segala kebaikan, Anda pasti selalu mampu menguasai diri Anda dengan sempurna.
Langganan:
Komentar (Atom)

